وَإِذْ قَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ يَا أَهْلَ يَثْرِبَ لَا مُقَامَ لَكُمْ فَارْجِعُوا ۚ وَيَسْتَأْذِنُ فَرِيقٌ مِنْهُمُ النَّبِيَّ يَقُولُونَ إِنَّ بُيُوتَنَا عَوْرَةٌ وَمَا هِيَ بِعَوْرَةٍ ۖ إِنْ يُرِيدُونَ إِلَّا فِرَارًا
Dan ketika segolongan dari mereka berkata, “Wahai penduduk Yatsrib, tidak ada tempat bertahan bagi kalian, maka kembalilah!” Dan sebagian dari mereka meminta izin kepada Nabi, mereka berkata, “Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka,” padahal ia tidak terbuka. Mereka hanya hendak lari.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذْ قَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ يَا أَهْلَ يَثْرِبَ لَا مُقَامَ لَكُمْ فَارْجِعُواwa-idz qaalat taa'ifatun minhum yaa ahla yatsriba laa muqaama lakum fa-rji'uudan ketika segolongan dari mereka berkata, wahai penduduk Yatsrib, tidak ada tempat bertahan bagi kalian, maka kembalilah
- وَيَسْتَأْذِنُ فَرِيقٌ مِنْهُمُ النَّبِيَّ يَقُولُونَ إِنَّ بُيُوتَنَا عَوْرَةٌ وَمَا هِيَ بِعَوْرَةٍwa-yasta'dzinu fariiqun minhumu n-nabiyya yaquuluuna inna buyuutanaa awratun wa-maa hiya bi-awratindan sebagian dari mereka meminta izin kepada Nabi, mereka berkata, sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka, padahal ia tidak terbuka
- إِنْ يُرِيدُونَ إِلَّا فِرَارًاin yuriiduuna illaa firaaranmereka hanya hendak lari
Aplikasi
Dua bentuk pengunduran diri dari komitmen saat krisis memuncak: seruan terang-terangan untuk mundur, dan alasan bohong ('rumah kami terbuka') untuk menghindar, kejujuran teks mengungkap taktik menghindar tanggung jawab dengan dalih yang dibuat-buat, pola yang tetap relevan dalam mengenali motif tersembunyi di balik alasan yang tampak masuk akal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, t-w-f, a-h-l, q-w-m, r-j-', a-dz-n, f-r-q, n-b-a, b-y-t, '-w-r, r-w-d, f-r-r): taa'ifah diterjemahkan 'segolongan' (akar t-w-f); laa muqaama diterjemahkan 'tak ada tempat' (akar q-w-m); yasta'dhinu diterjemahkan 'minta izin' (akar '-dz-n); awrah diterjemahkan 'terbuka (rawan)' (akar '-w-r); firaar diterjemahkan 'lari' (akar f-r-r). gloss '(Madinah)/(untuk kembali pulang)/(tidak ada penjaga)/(dari peperangan)' dibuang.