وَقَالُوا أَإِذَا ضَلَلْنَا فِي الْأَرْضِ أَإِنَّا لَفِي خَلْقٍ جَدِيدٍ ۚ بَلْ هُمْ بِلِقَاءِ رَبِّهِمْ كَافِرُونَ

Dan mereka berkata, “Apakah apabila kami telah lenyap di dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru?” Bahkan, mereka kufur terhadap pertemuan dengan Tuhan mereka.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَالُوا أَإِذَا ضَلَلْنَا فِي الْأَرْضِwa-qaaluu a-idzaa dalalnaa fii l-ardidan mereka berkata, apakah apabila kami telah lenyap di dalam tanah
  2. أَإِنَّا لَفِي خَلْقٍ جَدِيدٍa-innaa la-fii khalqin jadiidinkami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru
  3. بَلْ هُمْ بِلِقَاءِ رَبِّهِمْ كَافِرُونَbal hum bi-liqaa'i rabbihim kaafiruunabahkan mereka kufur terhadap pertemuan dengan Tuhan mereka
Aplikasi

Keraguan yang berulang tentang kebangkitan setelah 'lenyap di dalam tanah', pola tantangan yang sama muncul lagi, mengaburkan akar masalah sesungguhnya: 'mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhan mereka'.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, d-l-l, a-r-d, kh-l-q, j-d-d, l-q-y, r-b-b, k-f-r): dalalnaa fii l-ard diterjemahkan 'kami lenyap di dalam tanah' (akar d-l-l putaran 78, makna 'lenyap/sirna', bukan hanya 'sesat'; cf. 6:24); khalq jadiid diterjemahkan 'ciptaan baru' (akar kh-l-q + akar j-d-d); liqaa' rabbihim diterjemahkan 'pertemuan dengan Tuhan mereka' (akar l-q-y); kaafiruun diterjemahkan 'mengingkari' (akar k-f-r). gloss '(hancur)' + footnote dibuang.