وَإِذَا أَذَقْنَا النَّاسَ رَحْمَةً فَرِحُوا بِهَا ۖ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ إِذَا هُمْ يَقْنَطُونَ
Apabila Kami mencicipkan suatu rahmat kepada manusia, mereka gembira karenanya. Apabila mereka ditimpa suatu keburukan karena kesalahan mereka sendiri, seketika itu mereka berputus asa.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِذَا أَذَقْنَا النَّاسَ رَحْمَةً فَرِحُوا بِهَاwa-idzaa adzaqnaa n-naasa rahmatan farihuu bihaaapabila Kami mencicipkan suatu rahmat kepada manusia, mereka gembira karenanya
- وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ إِذَا هُمْ يَقْنَطُونَwa-in tusibhum sayyi'atun bimaa qaddamat aydiihim idzaa hum yaqnatuunaapabila mereka ditimpa suatu keburukan karena kesalahan mereka sendiri, seketika itu mereka berputus asa
Aplikasi
Pengamatan tentang respons emosional yang tidak seimbang: gembira berlebihan saat mendapat rahmat, 'berputus asa' saat ditimpa musibah, kedua respons ekstrem ini sama-sama tidak sehat, mengundang refleksi mencari keseimbangan emosional yang lebih matang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…a Kami mencicipkan suatu rahmat kepada manusia, mereka g…”. Corpus ayat ini: «raHomapF, INDEFINIT».