وَهُوَ الَّذِي يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ ۚ وَلَهُ الْمَثَلُ الْأَعْلَىٰ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya. Itu lebih mudah bagi-Nya. Milik-Nyalah sifat yang tertinggi di langit dan di bumi. Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَهُوَ الَّذِي يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِwa-huwa lladzii yabda'u l-khalqa tsumma yu'iiduhu wa-huwa ahwanu alayhiDialah yang memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya; itu lebih mudah bagi-Nya
  2. وَلَهُ الْمَثَلُ الْأَعْلَىٰ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِwa-lahu l-matsalu l-a'laa fii s-samaawaati wa-l-ardimilik-Nyalah sifat yang tertinggi di langit dan di bumi
  3. وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُwa-huwa l-aziizu l-hakiimuDialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah
Aplikasi

'(Hal) itu lebih mudah bagi-Nya', argumen a fortiori: jika penciptaan awal (dari tiada) terbukti terjadi, mengembalikan/membangkitkan yang sudah pernah ada semestinya lebih masuk akal untuk dipercaya, bukan kurang. Konkretnya: pakai pola penalaran ini untuk menguji keraguan sendiri, jika sesuatu yang lebih sulit sudah pernah terbukti terjadi dalam hidup, maka meragukan hal yang lebih mudah (pemulihan lanjutan) menjadi tidak konsisten secara logis.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'Sang Digdaya' (takrif corpus); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.