إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَيْهِمْ ۖ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ
Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku aniaya terhadap mereka. Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. Ketika kaumnya berkata kepadanya, "Janganlah engkau terlalu bangga. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَيْهِمْinna qaaruuna kaana min qawmi muusaa fa-baghaa alayhimsesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku aniaya terhadap mereka
- وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِwa-aataynaahu mina l-kunuuzi maa inna mafaatihahu la-tanuu'u bi-l-usbati ulii l-quwwatiKami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat
- إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْidz qaala lahu qawmuhu laa tafrahketika kaumnya berkata kepadanya, janganlah engkau terlalu bangga
- إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَinna llaaha laa yuhibbu l-farihiinasesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang terlalu membanggakan diri
Aplikasi
Pengantar kisah Qarun: kekayaan yang begitu besar sampai 'kunci-kuncinya sungguh berat dipikul' disertai nasihat awal: 'Janganlah engkau terlalu bangga. Allah tidak mencintai orang-orang yang terlalu membanggakan diri', peringatan dini terhadap bahaya kesombongan akibat kelimpahan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).