قَالَ رَبِّ بِمَا أَنْعَمْتَ عَلَيَّ فَلَنْ أَكُونَ ظَهِيرًا لِلْمُجْرِمِينَ
Ia berkata, "Tuhanku, karena nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku, aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ رَبِّ بِمَا أَنْعَمْتَ عَلَيَّqaala rabbi bimaa an'amta alayyaia berkata, Tuhanku, karena nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku
- فَلَنْ أَكُونَ ظَهِيرًا لِلْمُجْرِمِينَfa-lan akuuna zhahiiran li-l-mujrimiinamaka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa
Aplikasi
Komitmen yang lahir dari rasa syukur: 'karena nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku, aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa', pengalaman diampuni memicu tekad baru untuk tidak lagi mendukung ketidakadilan, sebuah transformasi karakter yang lahir dari kesadaran akan anugerah yang diterima.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-b-b, n-'-m, k-w-n, zh-h-r, j-r-m): an'amta diterjemahkan 'Engkau anugerahkan nikmat' (akar n-'-m); fa-lan akuuna zhahiiran lil-mujrimiin diterjemahkan 'aku tidak akan menjadi penolong bagi para pendosa' (akar zh-h-r + akar j-r-m, Musa bersumpah tak mendukung penjahat; sepola 25:55; non-keterlibatan moral). gloss '(tuntunlah aku)' dibuang.