وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ

Dan Lut, ketika ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, padahal kalian melihatnya?

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِwa-luutan idz qaala li-qawmihidan Lut, ketika ia berkata kepada kaumnya
  2. أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَa-ta'tuuna l-faahishata wa-antum tubsiruunamengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, padahal kalian melihatnya
Aplikasi

Pertanyaan tajam Lut kepada kaumnya: 'Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, padahal kalian mengetahui kekejiannya?', kritik terhadap kesadaran penuh yang tetap memilih perilaku yang jelas menyimpang.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.