فَتِلْكَ بُيُوتُهُمْ خَاوِيَةً بِمَا ظَلَمُوا ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Itulah rumah-rumah mereka yang kosong akibat kezaliman mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَتِلْكَ بُيُوتُهُمْ خَاوِيَةً بِمَا ظَلَمُواfa-tilka buyuutuhum khaawiyatan bimaa zhalamuuitulah rumah-rumah mereka yang kosong akibat kezaliman mereka
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَinna fii dzaalika la-aayatan li-qawmin ya'lamuunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang mengetahui
Aplikasi
Bukti fisik yang tersisa: 'rumah-rumah mereka yang kosong. tanda bagi kaum yang mengetahui', reruntuhan menjadi pengingat konkret bagi generasi berikutnya yang mau memperhatikan dan belajar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.