أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Janganlah kalian berlaku sombong terhadapku, dan datanglah kepadaku dalam keadaan berserah diri.'"
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَallaa ta'luu alayya wa-tuunii muslimiinajanganlah kalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku dalam keadaan berserah diri
Aplikasi
Pesan yang jelas dan tegas: 'Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri', komunikasi yang langsung dan tidak ambigu tentang harapan dan tuntutan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'berserah'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). PASS: penyelarasan ulang kau/engkau/kalian menyusul. ”' akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu;).