فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ

Maka mereka mendustakannya, lalu Kami membinasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْfa-kadzdzabuuhu fa-ahlaknaahummaka mereka mendustakannya, lalu Kami membinasakan mereka
  2. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةًinna fii dzaalika la-aayatansesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda
  3. وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَwa-maa kaana aktsaruhum mu'miniinatetapi kebanyakan mereka tidak beriman
Aplikasi

Konsekuensi tegas: 'mereka mendustakannya. Kami membinasakan mereka', pola berulang lagi menegaskan bahwa keyakinan salah tentang kekebalan tidak mengubah kenyataan konsekuensi yang berlaku.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.