وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ
dan yang sangat kuharapkan mengampuni kesalahanku pada Hari Pertanggungjawaban.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِيwa-lladzii atma'u an yaghfira lii khatii'atiidan yang sangat kuharapkan mengampuni kesalahanku
- يَوْمَ الدِّينِyawma d-diinipada Hari Pertanggungjawaban
Aplikasi
Harapan tulus tentang pengampunan: 'sangat kuharapkan mengampuni kesalahanku pada Hari Pertanggungjawaban', kerendahan hati mengakui kesalahan pribadi bahkan dari figur seteguh Ibrahim, tanpa klaim kesempurnaan diri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain: 'hari Pembalasan' (15:35: 'hari Kiamat'). Ucapan Ibrahim: harapan ampunan pada Hari Pertanggungjawaban. Bagian rollout kelompok (a) akar diin, 12 kemunculan 'yawm al-diin' (15:35, 26:82, 37:20, 38:78, 51:12, 56:56, 70:26, 74:46, 82:15/17/18, 83:11) diseragamkan 'Hari Pertanggungjawaban' demi konsistensi leksikal. Konvergen mainstream (bukan reinterpretasi kontroversial); nuansa 'pertanggungjawaban' menyorot hisaab yg diakui tradisi (terjemahan lain sendiri: yaumul-hisaab). Catatan catatan lama menyebut 'the Day of Judgment/Requital'; sebagian penerjemah TIDAK pernah memakai 'Requital' di ayat-ayat ini. Frasa 'yawm al-diin' (akar d-y-n). Konvensi terjemahan ini: diin wajah (a) = pertanggungjawaban (balasan+perhitungan), lih. definisi-jangkar di scripts/ + entri kanonik 1:4.