أَلَمْ تَرَ إِلَىٰ رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّ وَلَوْ شَاءَ لَجَعَلَهُ سَاكِنًا ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلًا
Tidakkah engkau memperhatikan Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan bayang-bayang? Sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia menjadikannya diam. Kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atasnya,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَلَمْ تَرَ إِلَىٰ رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّa-lam tara ilaa rabbika kayfa madda zh-zhillatidakkah engkau memperhatikan Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan bayang-bayang
- وَلَوْ شَاءَ لَجَعَلَهُ سَاكِنًاwa-law shaa'a la-ja'alahu saakinansekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia menjadikannya diam
- ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلًاtsumma ja'alnaa sh-shamsa alayhi daliilankemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atasnya
Aplikasi
Fenomena bayang-bayang yang memanjang dijadikan bukti kekuasaan: 'Sekiranya Dia menghendaki, niscaya menjadikannya diam', variasi dalam fenomena alam yang tampak biasa mengandung desain yang disengaja, bukan kebetulan tanpa arah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, r-b-b, k-y-f, m-d-d, zh-l-l, sh-y-a, j-'-l, s-k-n, sh-m-s, d-l-l): madda zh-zhill diterjemahkan 'memanjangkan bayang-bayang' (akar m-d-d + akar zh-l-l); saakinan diterjemahkan 'diam (tetap)' (akar s-k-n); shams diterjemahkan 'matahari' (akar sh-m-s); daliil diterjemahkan 'petunjuk' (akar d-l-l). gloss '(penciptaan)/(dan memendekkan)/(bayang-bayang itu)' dibuang.