وَقَوْمَ نُوحٍ لَمَّا كَذَّبُوا الرُّسُلَ أَغْرَقْنَاهُمْ وَجَعَلْنَاهُمْ لِلنَّاسِ آيَةً ۖ وَأَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ عَذَابًا أَلِيمًا

Dan kaum Nuh, ketika mereka mendustakan para rasul, Kami tenggelamkan mereka dan Kami jadikan mereka tanda bagi manusia. Dan Kami sediakan bagi orang-orang zalim azab yang sangat pedih.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَوْمَ نُوحٍ لَمَّا كَذَّبُوا الرُّسُلَ أَغْرَقْنَاهُمْwa-qawma nuuhin lammaa kadzdzabuu r-rusula aghraqnaahumdan kaum Nuh, ketika mereka mendustakan para rasul, Kami tenggelamkan mereka
  2. وَجَعَلْنَاهُمْ لِلنَّاسِ آيَةًwa-ja'alnaahum li-n-naasi aayatandan Kami jadikan mereka tanda bagi manusia
  3. وَأَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ عَذَابًا أَلِيمًاwa-a'tadnaa li-zh-zhaalimiina adzaaban aliimandan Kami sediakan bagi orang-orang zalim azab yang sangat pedih
Aplikasi

Kaum Nuh yang ditenggelamkan dijadikan 'tanda bagi manusia', bahkan kehancuran memiliki fungsi pedagogis bagi generasi berikutnya, bukan sekadar kejadian tanpa makna lebih lanjut.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.