وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِنْ مَاءٍ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ بَطْنِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ رِجْلَيْنِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ أَرْبَعٍ ۚ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air. Sebagian berjalan dengan perutnya, sebagian berjalan dengan dua kaki, dan sebagian berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِنْ مَاءٍwa-llaahu khalaqa kulla daabbatin min maa'indan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air
- فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ بَطْنِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ رِجْلَيْنِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ أَرْبَعٍfa-minhum man yamshii alaa batnihi wa-minhum man yamshii alaa rijlayni wa-minhum man yamshii alaa arba'insebagian berjalan dengan perutnya, sebagian berjalan dengan dua kaki, dan sebagian berjalan dengan empat kaki
- يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاءُyakhluqu llaahu maa yashaa'uAllah menciptakan apa yang Dia kehendaki
- إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌinna llaaha alaa kulli shay'in qadiirunsesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu
Aplikasi
Keberagaman cara berjalan makhluk hidup, merayap dengan perut, dua kaki, empat kaki, berasal dari satu sumber yang sama (air), menegaskan kesatuan asal dengan keragaman bentuk yang disengaja. Konkretnya: pahami bahwa keragaman besar (di antara manusia, cara hidup, ekspresi) tidak bertentangan dengan kesamaan asal dan hakikat mendasar, pegang keragaman dan kesamaan itu bersamaan, jangan berasumsi bentuk yang berbeda pasti berasal dari sumber yang saling bertentangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.