Ayat 24:30

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah waskita terhadap apa yang mereka perbuat.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْqul li-l-mu'miniina yaghudhdhuu min abshaarihimkatakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya
  2. وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْwa-yahfazhuu furuujahumdan memelihara kemaluannya
  3. ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْdzaalika azkaa lahumdemikian itu lebih suci bagi mereka
  4. إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَinna llaaha khabiirun bi-maa yashna'uunasesungguhnya Allah waskita terhadap apa yang mereka perbuat

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. لِلْمُؤْمِنِينَli-l-mu'miniinabagi orang-orang beriman
  3. يَغُضُّواyaghudhdhuuhendaklah mereka merendahkan
  4. مِنْmindari
  5. أَبْصَارِهِمْabshaarihimpenglihatan mereka
  6. وَيَحْفَظُواwa-yahfazhuudan hendaklah mereka memelihara
  7. فُرُوجَهُمْfuruujahumkemaluan mereka
  8. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  9. أَزْكَىٰazkaalebih suci
  10. لَهُمْlahumbagi mereka
  11. إِنَّinnasesungguhnya
  12. اللَّهَllaahaAllah
  13. خَبِيرٌkhabiirunmengetahui
  14. بِمَاbi-maapada apa yang
  15. يَصْنَعُونَyashna'uunamereka perbuat

Inti bacaan

Perintah menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan dialamatkan lebih dulu kepada laki-laki mukmin, sebelum perintah paralel kepada perempuan di ayat berikutnya, urutan ini menegaskan bahwa kendali diri laki-laki adalah tanggung jawab utama, bukan sekadar respons terhadap cara berpakaian orang lain. Konkretnya: laki-laki memikul tanggung jawab langsung mengendalikan pandangan dan perilakunya sendiri, jangan menggeser tanggung jawab kesopanan sepenuhnya kepada pihak yang dipandang.

Penjelasan pilihan kata

'Yaghudduu min absaarihim' ('menjaga pandangannya', akar gDD+bSr) dan 'yahfazhuu furuujahum' ('memelihara kemaluannya', akar HfZ+frj): dua instruksi berdampingan yang dialamatkan kepada laki-laki beriman terlebih dahulu, sebelum instruksi paralel kepada perempuan di ayat berikutnya. 'Azkaa' ('lebih suci', akar zkw) mengulang kata yang sama dengan 24:28: kepatuhan pada batas ini dinilai sebagai bentuk penyucian diri. 'Khabiirun' ('waskita', akar xbr) dipertahankan tanpa 'Maha', konsisten registri di seluruh teks ini.

Tafsiran

Ayat ini membuka bagian tentang kendali pandangan dengan mengalamatkannya kepada laki-laki terlebih dahulu: urutan yang menandai tanggung jawab pengendalian diri sebagai kewajiban pribadi, bukan respons terhadap pihak lain.

Renungan dan Hikmah

  • Perintah ini dan pasangannya di 24:31 memakai akar yang sama tetapi bentuk yang berbeda: يَغُضُّوا untuk laki-laki, يَغْضُضْنَ untuk perempuan, dan dua-duanya sekali saja muncul. Akar itu keluar sekali lagi di 31:19, dan di sana yang disuruh direndahkan bukan pandangan melainkan suara, وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ. Satu akar mengurusi dua indra: apa yang keluar dari mata, dan apa yang keluar dari mulut.
  • Partikel مِنْ pada “dari pandangan mereka” bukan tambahan kosong; ia menandai sebagian, bukan seluruhnya, yang diminta menahan, bukan memejam. Alasan yang diberikan pun bukan larangan melainkan perbandingan: أَزْكَىٰ لَهُمْ, “lebih suci bagi mereka”. Kata أَزْكَىٰ terpakai empat kali di tiga surah, dan dua di antaranya berdekatan di surah ini, 24:28 memakainya untuk orang yang disuruh pulang ketika diminta pulang dari pintu rumah orang. Adab pandangan dan adab bertamu dinilai dengan ukuran yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). z-k-w: 29 ayat formula aataa+zakaah konsisten 'memberikan/berikanlah'; cabang kesucian terbukti 19:13 (bayi Yahyaa, 'pajak' mustahil), 18:81, 19:19. Dalam ayat ini, 'azkaa' tanpa kata sandang al-. azkaa (elatif) diterjemahkan 'lebih suci'.

Ayat 24:31

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang terlihat darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kerudung mereka ke dada mereka. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau perempuan-perempuan mereka, atau apa yang dimiliki tangan kanan mereka, atau pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan, atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung.

Terjemahan bertahap (12 jeda)

  1. وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّwa-qul li-l-mu'minaati yaghdhudhna min abshaarihinnadan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya
  2. وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّwa-yahfazhna furuujahunnadan memelihara kemaluannya
  3. وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَاwa-laa yubdiina ziinatahunna illaa maa zhahara minhaadan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang terlihat darinya
  4. وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّwa-l-yadhribna bi-khumurihinna 'alaa juyuubihinnadan hendaklah mereka menutupkan kerudung mereka ke dada mereka
  5. وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّwa-laa yubdiina ziinatahunna illaa li-bu'uulatihinna aw aabaa'ihinna aw aabaa'i bu'uulatihinnadan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka
  6. أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّaw abnaa'ihinna aw abnaa'i bu'uulatihinna aw ikhwaanihinnaatau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara laki-laki mereka
  7. أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّaw banii ikhwaanihinna aw banii akhawaatihinnaatau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka
  8. أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّaw nisaa'ihinna aw maa malakat aymaanuhunnaatau perempuan-perempuan mereka, atau apa yang dimiliki tangan kanan mereka
  9. أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِawi t-taabi'iina ghayri ulii l-irbati mina r-rijaaliatau pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan
  10. أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِawi th-thifli lladziina lam yazhharuu 'alaa 'awraati n-nisaa'iatau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan
  11. وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّwa-laa yadhribna bi-arjulihinna li-yu'lama maa yukhfiina min ziinatihinnadan janganlah mereka mengentakkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan
  12. وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَwa-tuubuu ilaa llaahi jamii'an ayyuhaa l-mu'minuuna la'allakum tuflihuunadan bertobatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung

Terjemahan per kata (78 kata)

  1. وَقُلْwa-quldan katakanlah
  2. لِلْمُؤْمِنَاتِli-l-mu'minaatikepada perempuan-perempuan mukmin
  3. يَغْضُضْنَyaghdhudhnahendaklah mereka merendahkan
  4. مِنْmindari
  5. أَبْصَارِهِنَّabshaarihinnapenglihatan mereka
  6. وَيَحْفَظْنَwa-yahfazhnadan hendaklah mereka memelihara
  7. فُرُوجَهُنَّfuruujahunnakemaluan mereka
  8. وَلَاwa-laadan janganlah
  9. يُبْدِينَyubdiinamereka menampakkan
  10. زِينَتَهُنَّziinatahunnaperhiasan mereka
  11. إِلَّاillaakecuali
  12. مَاmaaapa yang
  13. ظَهَرَzhaharatampak
  14. مِنْهَاminhaadarinya
  15. وَلْيَضْرِبْنَwa-l-yadhribnadan hendaklah mereka menutupkan
  16. بِخُمُرِهِنَّbi-khumurihinnadengan kerudung mereka
  17. عَلَىٰ'alaaatas
  18. جُيُوبِهِنَّjuyuubihinnadada mereka
  19. وَلَاwa-laadan janganlah
  20. يُبْدِينَyubdiinamereka menampakkan
  21. زِينَتَهُنَّziinatahunnaperhiasan mereka
  22. إِلَّاillaakecuali
  23. لِبُعُولَتِهِنَّli-bu'uulatihinnakepada suami-suami mereka
  24. أَوْawatau
  25. آبَائِهِنَّaabaa'ihinnabapak-bapak mereka
  26. أَوْawatau
  27. آبَاءِaabaa'ibapak-bapak
  28. بُعُولَتِهِنَّbu'uulatihinnasuami-suami mereka
  29. أَوْawatau
  30. أَبْنَائِهِنَّabnaa'ihinnaanak-anak mereka
  31. أَوْawatau
  32. أَبْنَاءِabnaa'ianak-anak
  33. بُعُولَتِهِنَّbu'uulatihinnasuami-suami mereka
  34. أَوْawatau
  35. إِخْوَانِهِنَّikhwaanihinnasaudara-saudara mereka
  36. أَوْawatau
  37. بَنِيbaniiBani
  38. إِخْوَانِهِنَّikhwaanihinnasaudara-saudara mereka
  39. أَوْawatau
  40. بَنِيbaniiBani
  41. أَخَوَاتِهِنَّakhawaatihinnasaudara-saudara perempuan mereka
  42. أَوْawatau
  43. نِسَائِهِنَّnisaa'ihinnaperempuan-perempuan mereka
  44. أَوْawatau
  45. مَاmaaapa yang
  46. مَلَكَتْmalakatdimiliki
  47. أَيْمَانُهُنَّaymaanuhunnatangan kanan mereka
  48. أَوِawiatau
  49. التَّابِعِينَt-taabi'iinapara pengikut
  50. غَيْرِghayriselain
  51. أُولِيuliipemilik
  52. الْإِرْبَةِl-irbatikeinginan
  53. مِنَminadari
  54. الرِّجَالِr-rijaalipara lelaki
  55. أَوِawiatau
  56. الطِّفْلِth-thiflianak
  57. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  58. لَمْlamtidak
  59. يَظْهَرُواyazhharuumereka menang
  60. عَلَىٰ'alaaatas
  61. عَوْرَاتِ'awraatiaurat
  62. النِّسَاءِn-nisaa'ipara perempuan
  63. وَلَاwa-laadan janganlah
  64. يَضْرِبْنَyadhribnamereka memukulkan
  65. بِأَرْجُلِهِنَّbi-arjulihinnadengan kaki mereka
  66. لِيُعْلَمَli-yu'lamaagar diketahui
  67. مَاmaaapa yang
  68. يُخْفِينَyukhfiinamereka sembunyikan
  69. مِنْmindari
  70. زِينَتِهِنَّziinatihinnaperhiasan mereka
  71. وَتُوبُواwa-tuubuudan bertobatlah kalian
  72. إِلَىilaakepada
  73. اللَّهِllaahiAllah
  74. جَمِيعًاjamii'ansemuanya
  75. أَيُّهَayyuhawahai
  76. الْمُؤْمِنُونَl-mu'minuunaorang-orang beriman
  77. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  78. تُفْلِحُونَtuflihuunakalian beruntung

Inti bacaan

Daftar rinci kerabat yang dikecualikan dari aturan penutup aurat (ayah, suami, anak, saudara, dst.) menunjukkan bahwa tujuan aturan ini adalah mengelola batas dengan pihak yang bukan mahram, bukan larangan bergaul dengan semua laki-laki tanpa pandang hubungan. Konkretnya: terapkan logika yang sama dalam mengelola batasan pribadi secara umum, ada norma berbeda yang wajar untuk lingkaran keluarga/kepercayaan dekat dibanding pergaulan umum, dan itu bukan inkonsistensi melainkan kepekaan konteks.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini memparalelkan instruksi 24:30 bagi perempuan beriman, dengan tambahan rincian yang jauh lebih panjang. 'Khumurihinna' ('kerudung mereka', akar xmr): istilah spesifik untuk penutup kepala, dipertahankan sebagai kata benda konkret tanpa diperluas maknanya. Daftar pengecualian (suami, ayah, ayah suami, dan seterusnya) dipertahankan lengkap dan literal tanpa disingkat atau digeneralisasi: setiap kategori kerabat yang disebut teks dipertahankan sebagai kategori terpisah. 'Nisaa'ihinna' ('perempuan-perempuan mereka') dipertahankan tanpa menyisipkan penjelasan tambahan tentang siapa yang dimaksud: teks sendiri tidak merincinya lebih jauh. 'At-taabi'iina ghayri ulii l-irbati' ('pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan') dipertahankan tanpa menyisipkan objek keinginan yang tak disebutkan eksplisit oleh teks.

Tafsiran

Ayat ini menyusun daftar terperinci tentang kepada siapa perhiasan/keindahan pribadi boleh ditampakkan, bukan larangan bergaul dengan semua laki-laki tanpa kecuali, melainkan batasan spesifik yang berlaku di luar lingkaran kerabat dan hubungan kepercayaan dekat yang disebutkan secara eksplisit satu per satu.

Renungan dan Hikmah

  • Teks menyebut kategori-kategori kerabat secara spesifik dan terperinci, tanpa merumuskan satu istilah payung yang menggantikannya, daftar ini dipertahankan sebagaimana adanya, bukan diringkas menjadi kategori umum seperti 'mahram', sebuah istilah yang berkembang dalam tradisi hukum belakangan, bukan kata yang dipakai teks ini sendiri.
  • Ayat ini ditutup dengan seruan bertobat yang ditujukan kepada 'orang-orang yang beriman' secara umum, bukan hanya kepada perempuan yang baru diberi instruksi, menandakan penutup ini berfungsi bagi keseluruhan pasal etika sosial (24:27-31), bukan hanya bagian tentang aurat semata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3. s private parts.