قَالُوا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَ
Mereka berkata, "Tuhan kami, kemalangan kami telah menguasai kami, dan kami adalah kaum yang sesat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَاqaaluu rabbanaa ghalabat alaynaa shiqwatunaamereka berkata, tuhan kami, kemalangan kami telah menguasai kami
- وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَwa-kunnaa qawman daalliinadan kami adalah kaum yang sesat
Aplikasi
Pengakuan terlambat mereka: 'kemalangan kami telah menguasai kami, dan kami adalah kaum yang sesat', kesadaran yang datang setelah semuanya berakhir, sebuah pengakuan jujur namun terlambat untuk mengubah hasil apa pun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-b-b, gh-l-b, sh-q-w, k-w-n, q-w-m, d-l-l): ghalabat diterjemahkan 'menguasai (mengalahkan)' (akar gh-l-b); shiqwah diterjemahkan 'kemalangan (kesengsaraan)' (akar sh-q-w; terjemahan lain 'kedurhakaan', beda akar); daalliin diterjemahkan 'sesat' (akar d-l-l 78). Selaras.