Ayat 23:68

أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ أَمْ جَاءَهُمْ مَا لَمْ يَأْتِ آبَاءَهُمُ الْأَوَّلِينَ

Maka tidakkah mereka merenungkan firman itu, ataukah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka yang terdahulu?

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَa-fa-lam yaddabbaruu l-qawlamaka tidakkah mereka merenungkan firman itu
  2. أَمْ جَاءَهُمْ مَا لَمْ يَأْتِ آبَاءَهُمُ الْأَوَّلِينَam jaa'ahum maa lam ya'ti aabaa'ahumu l-awwaliinaataukah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka yang terdahulu
Aplikasi

Pertanyaan reflektif penting: 'tidakkah mereka merenungkan firman itu?', kegagalan menerima kebenaran sering berakar dari kurangnya perenungan mendalam, bukan ketiadaan akses terhadap pesan itu sendiri. Konkretnya: sebelum menolak sebuah gagasan atau kritik, memastikan sudah benar-benar merenungkannya secara mendalam (bukan menolak sekilas) adalah kejujuran intelektual yang perlu dilatih.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-b-r, q-w-l, j-y-a, a-t-y, a-b-w, a-w-l): yaddabbaruu l-qawl diterjemahkan 'merenungkan firman (perkataan)' (akar d-b-r + akar q-w-l), prinsip tadabbur: menelaah wacana Ilahi demi koherensinya, pilar metode (sepasang 4:82 a-fa-laa yatadabbaruuna l-qur'aan). Selaras.

Ayat 23:69

أَمْ لَمْ يَعْرِفُوا رَسُولَهُمْ فَهُمْ لَهُ مُنْكِرُونَ

Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, sehingga mereka mengingkarinya?

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أَمْ لَمْ يَعْرِفُوا رَسُولَهُمْam lam ya'rifuu rasuulahumataukah mereka tidak mengenal rasul mereka
  2. فَهُمْ لَهُ مُنْكِرُونَfa-hum lahu munkiruunasehingga mereka mengingkarinya
Aplikasi

Pertanyaan lain yang mengungkap: 'Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka?', penolakan terhadap pembawa pesan yang sudah dikenal baik menunjukkan bahwa masalahnya bukan ketidaktahuan, melainkan penolakan yang disengaja.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-r-f, r-s-l, n-k-r): ya'rifuu diterjemahkan 'mengenal' (akar '-r-f); munkiruun diterjemahkan 'mengingkari' (akar n-k-r). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.

Ayat 23:70

أَمْ يَقُولُونَ بِهِ جِنَّةٌ ۚ بَلْ جَاءَهُمْ بِالْحَقِّ وَأَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَ

Ataukah mereka berkata, "Padanya ada kegilaan"? Padahal ia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran itu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. أَمْ يَقُولُونَ بِهِ جِنَّةٌam yaquuluuna bihi jinnatunataukah mereka berkata, padanya ada kegilaan
  2. بَلْ جَاءَهُمْ بِالْحَقِّbal jaa'ahum bi-l-haqqipadahal ia telah datang membawa kebenaran kepada mereka
  3. وَأَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَwa-aktsaruhum li-l-haqqi kaarihuunatetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran itu
Aplikasi

Tuduhan 'kegilaan' dijawab tegas: 'ia telah datang membawa kebenaran. kebanyakan mereka membenci kebenaran itu', penyingkapan bahwa akar masalahnya adalah kebencian terhadap kebenaran itu sendiri, bukan kekurangan bukti.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, j-n-n, j-y-a, h-q-q, k-ts-r, k-r-h): bihi jinnah diterjemahkan 'padanya kegilaan (kerasukan)' (akar j-n-n, selaras 23:25); bi-l-haqq diterjemahkan 'dengan kebenaran' (akar h-q-q); kaarihuun diterjemahkan 'membenci' (akar k-r-h), kebanyakan MEMBENCI kebenaran (tema kebenaran≠hawa-nafsu). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.