وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّبِعُ كُلَّ شَيْطَانٍ مَرِيدٍ
Dan di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu dan mengikuti setiap setan yang sangat jahat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍwa-mina n-naasi man yujaadilu fii llaahi bi-ghayri ilmindan di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu
- وَيَتَّبِعُ كُلَّ شَيْطَانٍ مَرِيدٍwa-yattabi'u kulla shaytaanin mariidindan mengikuti setiap setan yang sangat jahat
Aplikasi
Kritik terhadap perdebatan tanpa dasar: 'berdebat tentang Allah tanpa ilmu dan mengikuti setiap setan yang sangat jahat', argumentasi yang tidak berdasar pengetahuan yang valid cenderung mengikuti arus destruktif, bukan menuju kebenaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).