وَلَقَدْ آتَيْنَا إِبْرَاهِيمَ رُشْدَهُ مِنْ قَبْلُ وَكُنَّا بِهِ عَالِمِينَ

Sungguh, Kami telah menganugerahkan kepada Ibrahim petunjuknya sebelumnya, dan Kami mengetahui dirinya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَقَدْ آتَيْنَا إِبْرَاهِيمَ رُشْدَهُ مِنْ قَبْلُwa-laqad aataynaa ibraahiima rushdahu min qablusungguh Kami telah menganugerahkan kepada Ibrahim petunjuknya sebelumnya
  2. وَكُنَّا بِهِ عَالِمِينَwa-kunnaa bihi aalimiinadan Kami mengetahui dirinya
Aplikasi

Ibrahim dianugerahi 'petunjuk sebelum' figur-figur besar lainnya, kematangan spiritual dan intelektual yang muncul sejak usia muda, tidak menunggu pengakuan formal atau usia lanjut untuk mulai mempertanyakan kebenaran di sekitarnya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: lema aalim/'allaam ditangani per konvensi (bentuk verbal dijaga); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').