قُلْ إِنَّمَا أُنْذِرُكُمْ بِالْوَحْيِ ۚ وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَاءَ إِذَا مَا يُنْذَرُونَ

Katakanlah, “Sesungguhnya aku hanya memperingatkan kalian dengan wahyu.” Akan tetapi, orang-orang tuli tidak mendengarkan seruan bila mereka diberi peringatan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ إِنَّمَا أُنْذِرُكُمْ بِالْوَحْيِqul innamaa undzirukum bi-l-wahyikatakanlah, sesungguhnya aku hanya memperingatkan kalian dengan wahyu
  2. وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَاءَ إِذَا مَا يُنْذَرُونَwa-laa yasma'u s-summu d-du'aa'a idzaa maa yundzaruunaakan tetapi orang-orang tuli tidak mendengarkan seruan bila mereka diberi peringatan
Aplikasi

'Aku hanya memperingatkan kalian dengan wahyu', tugas penyampai pesan terbatas pada menyampaikan, bukan memaksa penerimaan; 'orang-orang tuli' tetap tak mendengar seruan. Konkretnya: kau hanya bertanggung jawab menyampaikan kebenaran atau koreksi dengan jujur kepada orang lain, bukan memaksa mereka menerimanya, jangan ukur kesetiaanmu sendiri dari apakah mereka berubah atau tidak.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.