قُلْ مَنْ يَكْلَؤُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مِنَ الرَّحْمَٰنِ ۗ بَلْ هُمْ عَنْ ذِكْرِ رَبِّهِمْ مُعْرِضُونَ

Katakanlah, “Siapakah yang akan menjaga kalian pada waktu malam dan siang dari Ar-Rahman?” Bahkan, mereka berpaling dari mengingat Tuhan mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ مَنْ يَكْلَؤُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مِنَ الرَّحْمَٰنِqul man yakala'ukum bi-l-layli wa-n-nahaari mina r-rahmaanikatakanlah, siapakah yang akan menjaga kalian pada waktu malam dan siang dari Ar-Rahman
  2. بَلْ هُمْ عَنْ ذِكْرِ رَبِّهِمْ مُعْرِضُونَbal hum an dzikri rabbihim mu'riduunabahkan mereka berpaling dari mengingat Tuhan mereka
Aplikasi

terjemahan ini membuang tambahan terjemahan lain '(siksaan)' sehingga terbaca lugas: 'siapa yang menjaga kalian. dari Ar-Rahmaan?', tak ada pihak ketiga yang bisa melindungimu dari pertanggungjawaban kepada-Nya, sekalipun Dia jugalah sumber rahmat. Konkretnya: sadari tidak ada celah atau pelindung lain di luar berpaling langsung kepada-Nya, rahmat dan pertanggungjawaban tidak saling meniadakan, melainkan menyatu pada satu Sumber.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

KEMENAG MENYISIPKAN '(siksaan)': 'menjaga kamu … dari (siksaan) Allah Yang Maha Pengasih'. tambahan itu TAK ADA di Arab, ia ditambahkan justru KARENA 'dilindungi DARI Sang Pengasih' terdengar janggal. terjemahan ini MEMBUANGNYA: 'menjaga kalian … dari Ar-Rahmaan'. Alasannya prinsipiil: kejanggalan itu adalah DATA, bukan cacat yang harus ditutup. Menutupnya = menghapus bukti dari mata pembaca. tambahan sejenis yang juga kita buang: '(kebesaran)' pada aayah, '(hujan)' pada rahmah, '(bacaan)' pada salat. AYAT INI ADALAH KANDIDAT TERKUAT utk hipotesis 'rahmaan = Sang Kuasa', DAN IA GAGAL. Palang menuntut: adakah ayat yang membuat 'kasih' MUSTAHIL (bukan sekadar janggal)? Di sini 'kasih' JANGGAL & menuntut tambahan, tapi retorika paradoks ('berlindung dari Sang Pengasih sendiri') tetap MUNGKIN; bahkan daya kejutnya justru BERSANDAR pada makna kasih. Bandingkan contoh serupa yang LOLOS: sullam='tangga' di 6:35, 'keberserahan' bukan janggal tapi MUSTAHIL (tak bisa dipanjat). rahmaan tak punya ayat setara diterjemahkan hipotesis 'Kuasa' DITOLAK, meski bingkai kedaulatan rahmaan NYATA (36%: arsy 20:5/25:59, al-mulk 25:26, sujud dituntut 25:60, 'semua datang sbg HAMBA' 19:93) & sebagian penerjemah 56/56 'the Almighty'. sebagian penerjemah bukan bukti, ia terjemahan orang lain. Yang menyelamatkan perkara justru 17:110, yang TAK memerlukan palang mustahil. Dicatat terbuka: kegagalan ini bagian dari burhaan, pembaca berhak melihat kita membuang dugaan kita sendiri. Ar-Rahmaan = N + PREFIX|Al+ (takrif).