فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا ۖ وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ
Maka, bersabarlah engkau atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam. Bertasbihlah pula pada waktu-waktu malam dan di ujung-ujung siang, agar engkau merasa tenang.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَfa-sbir alaa maa yaquuluunamaka bersabarlah atas apa yang mereka katakan
- وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَwa-sabbih bi-hamdi rabbikadan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu
- قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَاqabla tuluu'i sh-shamsi wa-qabla ghuruubihaasebelum matahari terbit dan sebelum terbenam
- وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِwa-min aanaa'i l-layli fa-sabbih wa-atraafa n-nahaaridan bertasbihlah pula pada waktu-waktu malam dan di ujung-ujung siang
- لَعَلَّكَ تَرْضَىٰla'allaka tardaaagar engkau merasa tenang
Aplikasi
Instruksi praktis menghadapi kritik: 'bersabarlah atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah. agar engkau merasa tenang', praktik spiritual terjadwal (sebelum matahari terbit, sebelum terbenam, malam hari, ujung siang) diberikan sebagai strategi konkret mengelola tekanan emosional dari kritik yang diterima. Konkretnya: menjadwalkan praktik spiritual reguler sepanjang hari (bukan hanya saat krisis) sebagai strategi mengelola tekanan dari kritik dan tantangan eksternal adalah pendekatan yang terbukti membawa ketenangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga hamd pemakaian diteruskan ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum ditelaah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid). of dhammahuu'; hamd ≠ madh (hanya utk yang bergantung kehendak); hamd ≠ shukr ('shukr is only on account of favour received; hamd… sometimes from other causes'; yang tertimpa musibah ber-alhamdulillaah, 'no worldly blessing'); hamiid = 'laudatus' dua-arah: praised AND praiseworthy.