فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ هَارُونَ وَمُوسَىٰ

Maka para penyihir itu tersungkur bersujud; mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan Harun dan Musa.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًاfa-ulqiya s-saharatu sujjadanmaka para penyihir itu tersungkur bersujud
  2. قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ هَارُونَ وَمُوسَىٰqaaluu aamannaa bi-rabbi haaruuna wa-muusaamereka berkata, kami beriman kepada Tuhan Harun dan Musa
Aplikasi

Momen dramatis pembalikan: para penyihir yang tadinya melawan justru 'tersungkur bersujud. beriman', pengakuan kebenaran bisa datang bahkan dari pihak yang tadinya paling terampil dalam melawannya, begitu bukti nyata tak terbantahkan disaksikan langsung.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-q-y, s-h-r, s-j-d, q-w-l, a-m-n, r-b-b): ulqiya diterjemahkan 'tersungkur' (akar l-q-y); sujjadan diterjemahkan 'bersujud' (akar s-j-d SJD); aamannaa bi-rabb diterjemahkan 'kami beriman kepada Tuhan' (akar '-m-n + akar r-b-b). Selaras.