فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُوسَىٰ

Maka Musa memendam rasa takut dalam dirinya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُوسَىٰfa-awjasa fii nafsihi khiifatan muusaamaka Musa memendam rasa takut dalam dirinya
Aplikasi

Kejujuran tentang perasaan manusiawi Musa: 'memendam rasa takut dalam dirinya', bahkan seorang nabi yang diutus dengan misi besar mengalami ketakutan yang wajar saat menghadapi demonstrasi kekuatan lawan yang mengesankan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-j-s, n-f-s, kh-w-f): awjasa diterjemahkan 'memendam' (akar w-j-s); khiifah diterjemahkan 'rasa takut' (akar kh-w-f); fii nafsih diterjemahkan 'dalam dirinya' (akar n-f-s, nafs='diri', bukan 'hati'). gloss '(perasaan)/(hati)' dibuang.