فَاخْتَلَفَ الْأَحْزَابُ مِنْ بَيْنِهِمْ ۖ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ مَشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيمٍ

Maka golongan-golongan di antara mereka berselisih. Celakalah orang-orang yang kufur pada penyaksian hari yang agung!

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَاخْتَلَفَ الْأَحْزَابُ مِنْ بَيْنِهِمْfa-khtalafa l-ahzaabu min baynihimmaka golongan-golongan di antara mereka berselisih
  2. فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُواfa-waylun lilladziina kafaruucelakalah orang-orang yang kufur
  3. مِنْ مَشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيمٍmin mashhadi yawmin azhiiminpada penyaksian hari yang agung
Aplikasi

Perselisihan yang muncul di antara golongan-golongan disebutkan sebagai sumber masalah, dengan peringatan tegas bagi yang memilih kufur, perpecahan interpretasi tentang sosok yang sama membawa konsekuensi serius bagi yang salah memahami.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.