قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا
Dia berkata, “Sesungguhnya aku berlindung kepada Ar-Rahman darimu, jika engkau seorang yang bertakwa.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَqaalat innii a'uudzu bi-r-rahmaani minkadia berkata, sesungguhnya aku berlindung kepada Ar-Rahman darimu
- إِنْ كُنْتَ تَقِيًّاin kunta taqiyyanjika engkau seorang yang bertakwa
Aplikasi
Respons pertama Maryam terhadap sosok tak dikenal adalah kewaspadaan dan perlindungan diri: 'aku berlindung kepada Ar-Rahman darimu', kehati-hatian terhadap orang asing yang wajar dan sah, bahkan sebelum mengetahui identitas sebenarnya. Konkretnya: kewaspadaan awal terhadap sosok atau situasi yang tidak dikenal (mencari perlindungan dulu sebelum percaya) adalah respons yang sah dan bijaksana, bukan sesuatu yang perlu malu diakui.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “berkata (kepadanya), “Sesungguhnya” diterjemahkan “berkata, "Sesungguhnya”; “Tuhan Yang Maha Pengasih” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”; “kamu” diterjemahkan “engkau”; “bertakwa.”” diterjemahkan “bertakwa."”. ' Corpus ayat ini: «r~aHomani, TAKRIF».