يَا يَحْيَىٰ خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا
“Wahai Yahya, ambillah Kitab itu dengan sungguh-sungguh.” Dan Kami menganugerahkan hikmah kepadanya selagi ia masih kanak-kanak.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَا يَحْيَىٰ خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍyaa yahyaa khudzi l-kitaaba bi-quwwatinwahai Yahya, ambillah Kitab itu dengan sungguh-sungguh
- وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّاwa-aataynaahu l-hukma sabiyyandan Kami menganugerahkan hikmah kepadanya selagi ia masih kanak-kanak
Aplikasi
Instruksi kepada Yahya untuk 'mengambil Kitab dengan sungguh-sungguh' disertai anugerah kebijaksanaan 'selagi masih kanak-kanak', kapasitas memahami kebenaran mendalam tidak dibatasi oleh usia muda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan). hakamah = kekang kuda ('a kind of CURB'); hikmah = 'what prevents from IGNORANT behaviour'; hakiim = 'possessing hikmah' DAN 'fa'iil in the sense of MUF'IL' (IAth) = yang mengukuhkan. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).