وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ ۚ وَكَانَ الْإِنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا
Dan sungguh Kami telah menjelaskan berulang untuk manusia dalam bacaan ini segala perumpamaan, tetapi manusia adalah yang paling banyak membantah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍwa-laqad sarrafnaa fii haadzaa l-qur'aani li-n-naasi min kulli matsalindan sungguh Kami telah menjelaskan berulang untuk manusia dalam bacaan ini segala perumpamaan
- وَكَانَ الْإِنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًاwa-kaana l-insaanu aktsara shay'in jadalantetapi manusia adalah yang paling banyak membantah
Aplikasi
Pengakuan jujur tentang sifat manusia: meski perumpamaan sudah dijelaskan berulang dengan berbagai cara, 'manusia adalah yang paling banyak membantah', kecenderungan berargumen bahkan terhadap kebenaran yang sudah dijelaskan jelas, sebuah pola yang perlu disadari dalam diri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-r-f, q-r-a, n-w-s, k-l-l, m-ts-l, k-w-n, a-n-s, k-ts-r, sh-y-a, j-d-l): sarrafnaa diterjemahkan 'menjelaskan berulang' (akar s-r-f); kull mathal diterjemahkan 'segala perumpamaan'; jadal diterjemahkan 'membantah (berdebat)' (akar j-d-l). gloss '(dengan berbagai macam cara)' dibuang.