وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا
Dan katakanlah, “Segala puji bagi Allah yang tidak mengangkat seorang anak, dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya, dan tidak memerlukan penolong dari kehinaan.” Dan agungkanlah Dia setinggi-tingginya.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِwa-quli l-hamdu lillaahidan katakanlah, segala puji bagi Allah
- الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًاalladzii lam yattakhidz waladanyang tidak mengangkat seorang anak
- وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِwa-lam yakun lahu shariikun fii l-mulkidan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya
- وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّwa-lam yakun lahu waliyyun mina dz-dzullidan tidak memerlukan penolong dari kehinaan
- وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًاwa-kabbirhu takbiirandan agungkanlah Dia setinggi-tingginya
Aplikasi
Penutup surah dengan pujian yang menegaskan kemandirian sempurna Allah: 'tidak mengangkat anak, tidak punya sekutu, tidak memerlukan penolong dari kehinaan', tiga penegasan kemandirian yang menutup argumen-argumen sebelumnya secara ringkas dan padat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga hamd pemakaian diteruskan ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum ditelaah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid). of dhammahuu'; hamd ≠ madh (hanya utk yang bergantung kehendak); hamd ≠ shukr ('shukr is only on account of favour received; hamd… sometimes from other causes'; yang tertimpa musibah ber-alhamdulillaah, 'no worldly blessing'); hamiid = 'laudatus' dua-arah: praised AND praiseworthy.