وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًا
Dan tidak ada yang menghalangi manusia untuk beriman ketika petunjuk datang kepada mereka, kecuali perkataan mereka, “Apakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰwa-maa mana'a n-naasa an yu'minuu idz jaa'ahumu l-hudaadan tidak ada yang menghalangi manusia untuk beriman ketika petunjuk datang kepada mereka
- إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًاillaa an qaaluu a-ba'atsa llaahu basharan rasuulankecuali perkataan mereka, apakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul
Aplikasi
Akar penolakan disingkap sederhana: 'Apakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?', keberatan mendasar terhadap kewajaran/kesederhanaan pembawa pesan, bukan terhadap isi pesannya sendiri, sebuah bias yang sering menghalangi penerimaan kebenaran dari sumber yang tampak biasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-n-', n-w-s, a-m-n, j-y-a, h-d-y, q-w-l, b-'-ts, a-l-h, b-sh-r, r-s-l): mana'a diterjemahkan 'menghalangi' (akar m-n-'); hudaa diterjemahkan 'petunjuk' (akar h-d-y HDY); ba'atha diterjemahkan 'mengutus' (akar b-'-ts); basharan rasuulan diterjemahkan 'manusia menjadi rasul'. Selaras.