Ayat 17:45
وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ حِجَابًا مَسْتُورًا
Dan apabila engkau membaca bacaan ini, Kami jadikan antara engkau dan orang-orang yang tidak beriman pada akhirat suatu tabir yang tertutup,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَwa-idzaa qara'ta l-qur'aanadan apabila engkau membaca bacaan ini
- جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ حِجَابًا مَسْتُورًاja'alnaa baynaka wa-bayna lladziina laa yu'minuuna bi-l-aakhirati hijaaban mastuuranKami jadikan antara engkau dan orang-orang yang tidak beriman pada akhirat suatu tabir yang tertutup
Aplikasi
'Tabir yang tertutup' antara pembaca Al-Qur'an dan yang tidak beriman pada akhirat menggambarkan penghalang pemahaman yang muncul dari sikap batin penerima, bukan dari kejelasan teks itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-r-a, j-'-l, b-y-n, a-m-n, a-kh-r, h-j-b, s-t-r): qara'ta diterjemahkan 'membaca' (akar q-r-'); hijaab mastuur diterjemahkan 'tabir yang tertutup' (akar h-j-b + akar s-t-r). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.
Ayat 17:46
وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا ۚ وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَىٰ أَدْبَارِهِمْ نُفُورًا
Dan Kami jadikan di atas hati mereka penutup-penutup, agar mereka tidak memahaminya, dan di telinga mereka penyumbat. Dan apabila engkau menyebut Tuhanmu saja dalam bacaan ini, mereka berpaling ke belakang seraya lari.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُwa-ja'alnaa alaa quluubihim akinnatan an yafqahuuhudan Kami jadikan di atas hati mereka penutup-penutup, agar mereka tidak memahaminya
- وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًاwa-fii aadzaanihim waqrandan di telinga mereka penyumbat
- وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَىٰ أَدْبَارِهِمْ نُفُورًاwa-idzaa dzakarta rabbaka fii l-qur'aani wahdahu wallaw alaa adbaarihim nufuurandan apabila engkau menyebut Tuhanmu saja dalam bacaan ini, mereka berpaling ke belakang seraya lari
Aplikasi
Detail mekanisme penolakan: penutup hati, penyumbat telinga, dan berpaling 'seraya lari' saat disebutkan Tuhan semata, deskripsi konkret bagaimana penolakan terhadap kebenaran murni (tanpa dicampur klaim lain) memicu respons defensif yang kuat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-'-l, q-l-b, k-n-n, f-q-h, a-dz-n, w-q-r, dz-k-r, r-b-b, q-r-a, w-h-d, w-l-y, d-b-r, n-f-r): quluub diterjemahkan 'hati' (akar q-l-b); akinnah diterjemahkan 'penutup-penutup' (akar k-n-n); yafqahuuhu diterjemahkan 'memahaminya' (akar f-q-h putaran FQH); waqr diterjemahkan 'penyumbat (tuli)' (akar w-q-r); nufuur diterjemahkan 'lari' (akar n-f-r). gloss '(sesuai dengan kehendak…)/(sehingga tidak mendengarnya)/(karena benci)' dibuang.