Ayat 17:39
ذَٰلِكَ مِمَّا أَوْحَىٰ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِ ۗ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتُلْقَىٰ فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا مَدْحُورًا
Itulah sebagian dari hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Janganlah engkau menjadikan tuhan lain bersama Allah, nanti engkau dilemparkan ke dalam Jahanam dalam keadaan tercela lagi terusir.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- ذَٰلِكَ مِمَّا أَوْحَىٰ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِdzaalika mimmaa awhaa ilayka rabbuka mina l-hikmatiitulah sebagian dari hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu
- وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَwa-laa taj'al ma'a llaahi ilaahan aakharajanganlah engkau menjadikan tuhan lain bersama Allah
- فَتُلْقَىٰ فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا مَدْحُورًاfa-tulqaa fii jahannama maluuman madhuurannanti engkau dilemparkan ke dalam Jahanam dalam keadaan tercela lagi terusir
Aplikasi
Seluruh rangkaian instruksi (berbakti, jujur dalam takaran, rendah hati, dll) disebut secara eksplisit sebagai 'hikmah yang diwahyukan', kebijaksanaan praktis sehari-hari dikategorikan setara dengan wahyu, bukan dipisahkan sebagai etika sekuler yang terpisah dari yang sakral.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan). Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).
Ayat 17:40
أَفَأَصْفَاكُمْ رَبُّكُمْ بِالْبَنِينَ وَاتَّخَذَ مِنَ الْمَلَائِكَةِ إِنَاثًا ۚ إِنَّكُمْ لَتَقُولُونَ قَوْلًا عَظِيمًا
Apakah Tuhan kalian memilihkan anak laki-laki untuk kalian, sedangkan Dia menjadikan malaikat sebagai anak perempuan? Sesungguhnya kalian benar-benar mengucapkan perkataan yang agung.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَفَأَصْفَاكُمْ رَبُّكُمْ بِالْبَنِينَa-fa-asfaakum rabbukum bi-l-baniinaapakah Tuhan kalian memilihkan anak laki-laki untuk kalian
- وَاتَّخَذَ مِنَ الْمَلَائِكَةِ إِنَاثًاwa-ttakhadza mina l-malaa'ikati inaatsansedangkan Dia menjadikan malaikat sebagai anak perempuan
- إِنَّكُمْ لَتَقُولُونَ قَوْلًا عَظِيمًاinnakum la-taquuluuna qawlan azhiimansesungguhnya kalian benar-benar mengucapkan perkataan yang agung
Aplikasi
Argumen logis-konsisten menentang anggapan bahwa Allah memiliki anak: 'Apakah pantas Tuhan kalian memilihkan anak laki-laki untuk kalian, sedangkan Dia menjadikan malaikat sebagai anak perempuan?', inkonsistensi klaim yang menguntungkan diri sendiri disingkap dengan pertanyaan retoris yang tajam.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Ayat 17:41
وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِيَذَّكَّرُوا وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا نُفُورًا
Dan sungguh Kami telah menjelaskan berulang dalam bacaan ini agar mereka ingat, tetapi ia tidak menambah mereka kecuali lari menjauh.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِيَذَّكَّرُواwa-laqad sarrafnaa fii haadzaa l-qur'aani li-yadzdzakkaruudan sungguh Kami telah menjelaskan berulang dalam bacaan ini agar mereka ingat
- وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا نُفُورًاwa-maa yaziiduhum illaa nufuurantetapi ia tidak menambah mereka kecuali lari menjauh
Aplikasi
Pengakuan jujur tentang batas efektivitas komunikasi: penjelasan berulang dalam Al-Qur'an justru 'tidak menambah mereka kecuali lari (menjauh)' bagi sebagian orang, realitas bahwa pesan yang jelas sekalipun tidak selalu diterima secara positif, tergantung kesiapan hati penerimanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-r-f, q-r-a, dz-k-r, z-y-d, n-f-r): sarrafnaa diterjemahkan 'menjelaskan berulang (mengulang-ulang)' (akar s-r-f); yadhdhakkaruu diterjemahkan 'ingat' (akar dz-k-r); nufuur diterjemahkan 'lari (menjauh)' (akar n-f-r). gloss '(jelaskan)/(peringatan)/(apa pun)/(dari kebenaran)' dibuang.
Ayat 17:42
قُلْ لَوْ كَانَ مَعَهُ آلِهَةٌ كَمَا يَقُولُونَ إِذًا لَابْتَغَوْا إِلَىٰ ذِي الْعَرْشِ سَبِيلًا
Katakanlah, “Sekiranya ada tuhan-tuhan bersama-Nya sebagaimana yang mereka katakan, tentu mereka mencari jalan kepada Pemilik Arasy.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ لَوْ كَانَ مَعَهُ آلِهَةٌ كَمَا يَقُولُونَqul law kaana ma'ahu aalihatun kamaa yaquuluunakatakanlah, sekiranya ada tuhan-tuhan bersama-Nya sebagaimana yang mereka katakan
- إِذًا لَابْتَغَوْا إِلَىٰ ذِي الْعَرْشِ سَبِيلًاidzan la-btaghaw ilaa dzii l-arshi sabiilantentu mereka mencari jalan kepada Pemilik Arasy
Aplikasi
Argumen logis lain menentang politeisme: jika ada banyak tuhan, mereka tentu akan 'mencari jalan kepada Pemilik Arasy' (bersaing untuk otoritas tertinggi), struktur kekuasaan yang terbagi secara logis tidak stabil, mendukung kesimpulan keesaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, k-w-n, a-l-h, b-gh-y, '-r-sh, s-b-l): aalihah diterjemahkan 'tuhan-tuhan' (jamak ilaah, dijaga harfiah); ibtaghaw diterjemahkan 'mencari' (akar b-gh-y); dhii l-'arsh diterjemahkan 'Pemilik Arasy' (akar '-r-sh). gloss '(Nabi Muhammad)/(lain)/(Tuhan)/(untuk mengalahkan atau menyaingi-Nya)' dibuang.
Ayat 17:43
سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يَقُولُونَ عُلُوًّا كَبِيرًا
Mahasuci Dia, dan tinggi jauh dari apa yang mereka katakan, dengan ketinggian yang besar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- سُبْحَانَهُsubhaanahuMahasuci Dia
- وَتَعَالَىٰ عَمَّا يَقُولُونَ عُلُوًّا كَبِيرًاwa-ta'aalaa ammaa yaquuluuna uluwwan kabiirandan tinggi jauh dari apa yang mereka katakan, dengan ketinggian yang besar
Aplikasi
Penegasan lagi transendensi Allah dari segala tuduhan yang tidak pantas, pola berulang menegaskan jarak antara kesucian sejati dan klaim-klaim yang merendahkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.