سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Mahasuci yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjid Terlarang ke Masjid Terjauh, yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًاsubhaana lladzii asraa bi-abdihi laylanMahasuci yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari
- مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَىmina l-masjidi l-haraami ilaa l-masjidi l-aqsaadari Masjid Terlarang ke Masjid Terjauh
- الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَاalladzii baaraknaa hawlahu li-nuriyahu min aayaatinaayang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda Kami
- إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُinnahu huwa s-samii'u l-basiirusesungguhnya Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat
Aplikasi
Perjalanan malam yang luar biasa (Isra) memiliki tujuan eksplisit: 'agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda Kami', pengalaman luar biasa diberikan bukan sebagai keistimewaan tanpa makna, melainkan untuk memperluas pemahaman dan penglihatan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. ⟶ subhaan diterjemahkan 'Mahasuci': formula tasbih/tanziih, akar s-b-h 'menjauh' diterjemahkan menyatakan Allah jauh/bebas dari cela. Ditulis SATU kata utk membedakan dari qudduus diterjemahkan 'Sang Kudus' (akar q-d-s), dua kata berbeda yang dulu sama-sama 'Maha Suci' (tabrakan QS 4:82).