وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ ۖ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ
Dan jika kalian membalas, maka balaslah setimpal dengan apa yang ditimpakan kepada kalian; tetapi jika kalian bersabar, sungguh itu lebih baik bagi orang-orang yang sabar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِwa-in aaqabtum fa'aaqibuu bimitsli maa uuqibtum bihidan jika kalian membalas, maka balaslah setimpal dengan apa yang ditimpakan kepada kalian
- وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَwa-la-in sabartum lahuwa khayrun li-s-saabiriinatetapi jika kalian bersabar, sungguh itu lebih baik bagi orang-orang yang sabar
Aplikasi
Prinsip keadilan proporsional dalam pembalasan ('balaslah dengan yang sama') dipasangkan langsung dengan opsi yang lebih dianjurkan: 'jika kalian bersabar, sungguh itu lebih baik', batas keadilan yang sah ditetapkan, namun jalan yang lebih mulia tetap ditunjukkan sebagai pilihan lebih baik. Konkretnya: memiliki hak membalas secara proporsional tidak berarti itu pilihan terbaik, mempertimbangkan kesabaran sebagai alternatif yang lebih unggul, meski hak membalas tetap sah, adalah kebijaksanaan praktis dalam menghadapi konflik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-q-b, m-ts-l, s-b-r, kh-y-r): aaqabtum diterjemahkan 'membalas' (akar '-q-b); sabartum diterjemahkan 'bersabar' (akar s-b-r). Selaras.