وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَمَا أَمْرُ السَّاعَةِ إِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ أَوْ هُوَ أَقْرَبُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Milik Allah yang tersembunyi di langit dan di bumi. Dan urusan kejadian Saat itu hanya seperti sekejap mata atau bahkan lebih cepat. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِwa-lillaahi ghaybu s-samaawaati wa-l-ardimilik Allah yang tersembunyi di langit dan di bumi
- وَمَا أَمْرُ السَّاعَةِ إِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ أَوْ هُوَ أَقْرَبُwa-maa amru s-saa'ati illaa ka-lamhi l-basari aw huwa aqrabudan urusan kejadian Saat itu hanya seperti sekejap mata atau bahkan lebih cepat
- إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌinna llaaha alaa kulli shay'in qadiirunsesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu
Aplikasi
Peristiwa Kiamat digambarkan 'seperti sekejap mata atau lebih cepat', kecepatan yang mengejutkan, berlawanan dengan kecenderungan manusia menganggapnya jauh di masa depan. Konkretnya: memperlakukan hal-hal yang tampak jauh dan tidak mendesak seolah bisa tiba secara tiba-tiba adalah sikap kewaspadaan yang lebih realistis daripada menunda persiapan karena menganggap masih ada banyak waktu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.