وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ الْبَنَاتِ سُبْحَانَهُ ۙ وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَ
Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan , Mahasuci Dia , sedang bagi mereka sendiri apa yang mereka sukai.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ الْبَنَاتِwa-yaj'aluuna lillaahi l-banaatidan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan
- سُبْحَانَهُsubhaanahuMahasuci Dia
- وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَwa-lahum maa yashtahuunasedang bagi mereka sendiri apa yang mereka sukai
Aplikasi
Standar ganda yang tersingkap: menetapkan bagi Allah sesuatu yang secara budaya mereka sendiri anggap kurang diinginkan (anak perempuan), sementara bagi diri sendiri mereka simpan pilihan yang mereka sukai. Konkretnya: mengenali kapan diri sendiri menerapkan standar ganda, memberikan yang 'kurang' untuk pihak lain sambil menyimpan yang 'lebih baik' untuk diri sendiri, adalah kesadaran diri penting untuk mengoreksi bias yang mementingkan diri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-'-l, a-l-h, b-n-y, s-b-h, sh-h-w): yaj'aluun diterjemahkan 'menetapkan' (akar j-'-l); banaat diterjemahkan 'anak-anak perempuan'; subhaanahu diterjemahkan 'Maha Suci Dia'; yashtahuun diterjemahkan 'menyukai' (akar sh-h-w). gloss '(anak-anak laki-laki)' + footnote dibuang.