Ayat 16:57

وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ الْبَنَاتِ سُبْحَانَهُ ۙ وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَ

Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan , Mahasuci Dia , sedang bagi mereka sendiri apa yang mereka sukai.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ الْبَنَاتِwa-yaj'aluuna lillaahi l-banaatidan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan
  2. سُبْحَانَهُsubhaanahuMahasuci Dia
  3. وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَwa-lahum maa yashtahuunasedang bagi mereka sendiri apa yang mereka sukai
Aplikasi

Standar ganda yang tersingkap: menetapkan bagi Allah sesuatu yang secara budaya mereka sendiri anggap kurang diinginkan (anak perempuan), sementara bagi diri sendiri mereka simpan pilihan yang mereka sukai. Konkretnya: mengenali kapan diri sendiri menerapkan standar ganda, memberikan yang 'kurang' untuk pihak lain sambil menyimpan yang 'lebih baik' untuk diri sendiri, adalah kesadaran diri penting untuk mengoreksi bias yang mementingkan diri sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, a-l-h, b-n-y, s-b-h, sh-h-w): yaj'aluun diterjemahkan 'menetapkan' (akar j-'-l); banaat diterjemahkan 'anak-anak perempuan'; subhaanahu diterjemahkan 'Maha Suci Dia'; yashtahuun diterjemahkan 'menyukai' (akar sh-h-w). gloss '(anak-anak laki-laki)' + footnote dibuang.

Ayat 16:58

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالْأُنْثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ

Dan apabila salah seorang dari mereka diberi kabar tentang anak perempuan, wajahnya menjadi hitam, sedang ia menahan kesedihan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالْأُنْثَىٰwa-idzaa bushshira ahaduhum bi-l-untsaadan apabila salah seorang dari mereka diberi kabar tentang anak perempuan
  2. ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌzhalla wajhuhu muswaddan wa-huwa kazhiimunwajahnya menjadi hitam, sedang ia menahan kesedihan
Aplikasi

Deskripsi mentah reaksi diskriminatif terhadap kelahiran anak perempuan, wajah menghitam, menahan kesedihan, digambarkan tanpa basa-basi untuk menyingkap ketidakadilan sikap semacam ini secara terus terang.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-sh-r, a-h-d, a-n-ts, zh-l-l, w-j-h, s-w-d, k-zh-m): bushshira diterjemahkan 'diberi kabar' (akar b-sh-r); unthaa diterjemahkan 'anak perempuan'; zhalla wajhuhu muswaddan diterjemahkan 'wajahnya menjadi hitam' (akar w-j-h WJH + akar s-w-d); kazhiim diterjemahkan 'menahan (kesedihan)' (akar k-zh-m). gloss '(Padahal,)/(merah padam)/(sedih dan malu)' dibuang.

Ayat 16:59

يَتَوَارَىٰ مِنَ الْقَوْمِ مِنْ سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ ۚ أَيُمْسِكُهُ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ

Ia bersembunyi dari orang banyak karena buruknya kabar yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan, ataukah membenamkannya ke dalam tanah? Ingatlah, alangkah buruk apa yang mereka putuskan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَتَوَارَىٰ مِنَ الْقَوْمِ مِنْ سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِyatawaaraa mina l-qawmi min suu'i maa bushshira bihiia bersembunyi dari orang banyak karena buruknya kabar yang disampaikan kepadanya
  2. أَيُمْسِكُهُ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِa-yumsikuhu alaa huunin am yadussuhu fii t-turaabiapakah ia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan, ataukah membenamkannya ke dalam tanah
  3. أَلَا سَاءَ مَا يَحْكُمُونَalaa saa'a maa yahkumuunaingatlah, alangkah buruk apa yang mereka putuskan
Aplikasi

Dilema mengerikan (menanggung kehinaan atau membenamkan hidup-hidup) ditutup dengan kecaman tegas: 'alangkah buruk (putusan) yang mereka tetapkan itu', kecaman jelas terhadap setiap dorongan merendahkan nilai seorang anak berdasarkan jenis kelamin, baik dalam bentuk historis maupun bentuk modernnya. Konkretnya: menolak tegas segala bentuk perlakuan yang merendahkan nilai anak berdasarkan jenis kelamin, kesadaran akan sejarah kelam ini seharusnya memperkuat komitmen memperlakukan setiap anak dengan penghormatan setara.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan). Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).