لَا جَرَمَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ

Tidak diragukan bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan. Sesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang yang menyombongkan diri.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَا جَرَمَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَlaa jarama anna llaaha ya'lamu maa yusirruuna wa-maa yu'linuunatidak diragukan bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan
  2. إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَinnahu laa yuhibbu l-mustakbiriinasesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang yang menyombongkan diri
Aplikasi

Kesombongan disebut secara eksplisit sebagai sifat yang membuat seseorang tidak dicintai, 'Dia tidak mencintai orang-orang yang sombong'. Konkretnya: kesombongan diidentifikasi secara spesifik sebagai sifat yang perlu dijaga dan dihindari secara aktif, kewaspadaan terhadap benih kesombongan dalam diri sendiri, sekecil apa pun, adalah praktik karakter yang konkret dan bisa dievaluasi.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).