قَالُوا أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعَالَمِينَ

Mereka berkata, “Bukankah kami telah melarangmu dari seisi alam?”

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. قَالُوا أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعَالَمِينَqaaluu awalam nanhaka ani l-aalamiinamereka berkata, bukankah kami telah melarangmu dari seisi alam
Aplikasi

Respons mengerikan dari kerumunan: 'Bukankah kami telah melarangmu dari seisi alam?', menyingkap adanya larangan sebelumnya terhadap Lut untuk melindungi siapa pun dari luar, sebuah tingkat permusuhan yang sudah lama mengakar terhadap keramahtamahan itu sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Bandingkan: a-wa-lam nanhaka ANI L-'AaLAMIiN, 'melarangmu dari seisi alam'; terjemahan lain '(menerima) manusia (para tamu)' = parafrasa tafsir; nanhaa-KA 2MS SAH. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.