Ayat 15:29
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ
Maka apabila Aku telah menyempurnakannya dan telah meniupkan ke dalamnya dari roh-Ku, maka menyungkurlah kalian kepadanya dengan bersujud.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَإِذَا سَوَّيْتُهُfa-idzaa sawwaytuhumaka apabila Aku telah menyempurnakannya
- وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِيwa-nafakhtu fiihi min ruuhiidan telah meniupkan ke dalamnya dari roh-Ku
- فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَfa-qa'uu lahu saajidiinamaka menyungkurlah kalian kepadanya dengan bersujud
Aplikasi
Momen krusial: manusia menjadi layak dihormati bukan karena materi asalnya (tanah liat), melainkan setelah 'ditiupkan roh-Ku ke dalamnya', martabat sejati datang dari dimensi yang melampaui komposisi material semata. Konkretnya: nilai dan martabat sejati seseorang tidak ditentukan oleh asal-usul material atau keadaan awal yang sederhana, melainkan oleh dimensi yang lebih dalam yang melekat pada diri mereka, kerangka ini mendorong penghormatan terhadap martabat manusia terlepas dari latar belakang material yang tampak dari luar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-w-y, n-f-kh, r-w-h, w-q-', s-j-d): sawwaytuhu diterjemahkan 'menyempurnakannya' (akar s-w-y); nafakhtu min ruuhii diterjemahkan 'meniupkan dari roh-Ku' (akar n-f-kh + akar r-w-h); qa'uu diterjemahkan 'menyungkurlah' (akar w-q-'); saajidiin diterjemahkan 'bersujud' (akar s-j-d SJD). gloss '(kejadian)/(ciptaan)' + footnote dibuang.
Ayat 15:30
فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
Maka para malaikat bersujud, semuanya bersama-sama,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُfa-sajada l-malaa'ikatumaka para malaikat bersujud
- كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَkulluhum ajma'uunasemuanya bersama-sama
Aplikasi
Kepatuhan menyeluruh dan serentak dari seluruh malaikat menjadi latar belakang bagi kontras tajam yang akan segera muncul, norma kolektif yang membuat penyimpangan berikutnya semakin mencolok.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-j-d, m-l-k, k-l-l, j-m-'): sajada diterjemahkan 'bersujud' (akar s-j-d SJD). Selaras.
Ayat 15:31
إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ أَنْ يَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
kecuali Iblis; ia enggan bersama para yang bersujud.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِلَّا إِبْلِيسَillaa ibliisakecuali Iblis
- أَبَىٰ أَنْ يَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَabaa an yakuuna ma'a s-saajidiinaia enggan bersama para yang bersujud
Aplikasi
Satu pengecualian tunggal (Iblis) di tengah kepatuhan universal, menegaskan lagi bahwa kepatuhan kolektif tidak menjamin kepatuhan setiap individu di dalamnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-b-y, k-w-n, s-j-d): abaa diterjemahkan 'enggan (menolak)' (akar '-b-y); saajidiin diterjemahkan 'para yang bersujud' (akar s-j-d SJD). Selaras.
Ayat 15:32
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
Dia berkata, “Wahai Iblis, apa yang menyebabkanmu tidak bersama para yang bersujud?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ يَا إِبْلِيسُqaala yaa ibliisuDia berkata, wahai Iblis
- مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَmaa laka allaa takuuna ma'a s-saajidiinaapa yang menyebabkanmu tidak bersama para yang bersujud
Aplikasi
Pertanyaan langsung diajukan kepada Iblis: 'apa yang menyebabkanmu tidak bersama para yang bersujud?', memberi ruang untuk menjelaskan alasan sebelum dihakimi, bukan kecaman langsung tanpa kesempatan menjawab. Konkretnya: memberi kesempatan seseorang menjelaskan alasan di balik tindakan yang tampak salah (sebelum langsung menghakimi) adalah keadilan prosedural yang dicontohkan bahkan dalam kasus pembangkangan paling mendasar, proses yang adil mendengarkan penjelasan terlebih dahulu, bukan mengasumsikan motif tanpa bertanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, k-w-n, s-j-d): saajidiin diterjemahkan 'para yang bersujud' (akar s-j-d SJD). Selaras.
Ayat 15:33
قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ
Ia berkata, “Aku tidak akan bersujud kepada manusia yang Engkau ciptakan dari tanah liat kering, dari lumpur hitam yang dibentuk.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَqaala lam akun li-asjudaia berkata, aku tidak akan bersujud
- لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُli-basharin khalaqtahukepada manusia yang Engkau ciptakan
- مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍmin salsaalin min hama'in masnuunindari tanah liat kering, dari lumpur hitam yang dibentuk
Aplikasi
Iblis mengulang alasan superioritas material yang sama, pola pembenaran diri yang sudah dikenal, tidak berubah meski diberi kesempatan menjelaskan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, k-w-n, s-j-d, b-sh-r, kh-l-q, s-l-s-l, h-m-a, s-n-n): asjuda diterjemahkan 'bersujud' (akar s-j-d SJD); bashar diterjemahkan 'manusia'; khalaqtahu diterjemahkan 'Engkau menciptakannya' (akar kh-l-q). Selaras.