Ayat 15:24

وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ

Sungguh, Kami benar-benar mengetahui orang-orang yang terdahulu di antara kalian, dan Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْwa-laqad alimnaa l-mustaqdimiina minkumsungguh Kami benar-benar mengetahui orang-orang yang terdahulu di antara kalian
  2. وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَwa-laqad alimnaa l-musta'khiriinadan Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian
Aplikasi

Cakupan pengetahuan yang menyeluruh lintas generasi ('orang-orang yang terdahulu. dan orang-orang yang terkemudian'), kesadaran menyeluruh yang tidak terbatas pada satu momen waktu saja.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).

Ayat 15:25

وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Sesungguhnya hanya Tuhanmulah yang akan mengumpulkan mereka. Sesungguhnya Dia penuh hikmah lagi berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْwa-inna rabbaka huwa yahshuruhumsesungguhnya Tuhanmulah yang akan mengumpulkan mereka
  2. إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌinnahu hakiimun aliimunsesungguhnya Dia penuh hikmah lagi berilmu
Aplikasi

Pengumpulan akhir dijelaskan sebagai wewenang yang tidak dibagi, memberi kejelasan tentang otoritas tunggal yang menangani proses pertanggungjawaban akhir.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan). Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).