إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan peringatan, dan sesungguhnya Kami benar-benar penjaga-penjaganya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَinnaa nahnu nazzalnaa dz-dzikrasesungguhnya Kamilah yang menurunkan peringatan
  2. وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَwa-innaa lahu la-haafizhuunadan sesungguhnya Kami benar-benar penjaga-penjaganya
Aplikasi

Klaim luar biasa tentang jaminan pemeliharaan diri: 'Kamilah yang menurunkan adz-Dzikr, dan Kamilah yang benar-benar memeliharanya', tanggung jawab menjaga integritas pesan tidak sepenuhnya bergantung pada penjagaan manusia semata. Konkretnya: memahami bahwa integritas sesuatu yang benar-benar bernilai memiliki mekanisme perlindungannya sendiri yang melampaui usaha manusia semata memberi ketenangan, meski usaha manusia tetap penting, kepercayaan bahwa kebenaran punya daya tahan sendiri mengurangi kecemasan berlebihan tentang keberlangsungannya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-z-l, dz-k-r, h-f-zh): innaa lahu la-haafizhuun diterjemahkan 'Kamilah yang benar-benar memeliharanya', akar h-f-zh (putaran 60): ALLAH haafizh atas adz-Dzikr/Qur'an, puncak tema h-f-zh: penjagaan wahyu MILIK Allah (bukan Nabi, bdk 4:80/6:107); dhikr diterjemahkan 'adz-Dzikr' (akar dz-k-r). gloss '(Al-Qur'an)' + footnote dibuang.