رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Tuhanku, jadikanlah aku orang yang menegakkan salat, dan sebagian keturunanku. Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. رَبِّrabbiTuhanku
  2. اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِij'alnii muqiima s-salaatijadikanlah aku orang yang menegakkan salat
  3. وَمِنْ ذُرِّيَّتِيwa-min dzurriyyatiidan sebagian keturunanku
  4. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  5. وَتَقَبَّلْ دُعَاءِwa-taqabbal du'aa'idan perkenankanlah doaku
Aplikasi

Doa Ibrahim melampaui kepentingan pribadinya sendiri: memohon agar keturunannya juga tetap menegakkan salat, kepedulian terhadap keberlanjutan nilai baik lintas generasi, bukan hanya untuk diri sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenan…”. Corpus ayat ini: «S~alawpi, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').