وَكَذَٰلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي الْأَرْضِ يَتَبَوَّأُ مِنْهَا حَيْثُ يَشَاءُ ۚ نُصِيبُ بِرَحْمَتِنَا مَنْ نَشَاءُ ۖ وَلَا نُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ
Demikianlah Kami meneguhkan kedudukan Yusuf di negeri itu, dia menempati di mana saja yang dia kehendaki. Kami limpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki, dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.
Terjemahan bertahap (16 jeda)
- وَwa-dan
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- مَكَّنَّاmakkannaaKami meneguhkan kedudukan
- لِيُوسُفَli-Yuusufabagi Yusuf
- فِي الْأَرْضِfii l-ardidi negeri itu
- يَتَبَوَّأُyatabawwa'udia menempati
- مِنْهَاminhaadarinya
- حَيْثُhaytsudi mana
- يَشَاءُyashaa'udia kehendaki
- نُصِيبُnusiibuKami limpahkan
- بِرَحْمَتِنَاbi-rahmatinaadengan rahmat Kami
- مَنْmankepada siapa
- نَشَاءُnashaa'uKami kehendaki
- وَلَا نُضِيعُwa-laa nudii'udan Kami tidak menyia-nyiakan
- أَجْرَajrapahala
- الْمُحْسِنِينَal-muhsiniinaorang-orang yang berbuat baik
Aplikasi
Prinsip 'tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik' terbukti nyata dalam kisah Yusuf, dari penjara hingga kedudukan tinggi, perjalanan panjang penderitaan akhirnya berujung pada pengakuan dan kedudukan yang layak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…endaki. Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang K…”. Corpus ayat ini: «raHomati, tanpa-al».