قَالَ اجْعَلْنِي عَلَىٰ خَزَائِنِ الْأَرْضِ ۖ إِنِّي حَفِيظٌ عَلِيمٌ

Yusuf berkata, “Jadikanlah aku pengelola perbendaharaan negeri ini. Sesungguhnya aku penjaga yang cakap lagi berilmu.”

Terjemahan bertahap (8 jeda)
  1. قَالَqaalaYusuf berkata
  2. اجْعَلْنِيij'alniijadikanlah aku
  3. عَلَىٰalaaatas
  4. خَزَائِنِkhazaa'iniperbendaharaan
  5. الْأَرْضِal-ardinegeri ini
  6. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  7. حَفِيظٌhafiizhunpenjaga yang cakap
  8. عَلِيمٌaliimunberilmu
Aplikasi

Yusuf secara aktif mengajukan diri untuk posisi tanggung jawab besar berdasarkan penilaian jujur atas kompetensinya sendiri: 'aku adalah orang yang pandai menjaga amanah lagi berilmu'. Konkretnya: mengajukan diri secara percaya diri untuk tanggung jawab besar berdasarkan penilaian jujur atas kompetensi nyata yang dimiliki (bukan kesombongan atau kerendahan hati palsu) adalah sikap yang tepat saat situasi genuinely membutuhkan kepemimpinan yang mampu, kejujuran tentang kemampuan diri sendiri, baik mengakui kekurangan maupun kelebihan, penting untuk mengambil peran yang tepat.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').