قَالُوا أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ ۖ وَمَا نَحْنُ بِتَأْوِيلِ الْأَحْلَامِ بِعَالِمِينَ
Mereka menjawab, “Mimpi-mimpi yang kacau, dan kami bukanlah orang-orang yang berilmu dalam takwil mimpi.”
Terjemahan bertahap (9 jeda)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- أَضْغَاثُadghaatsukumpulan kacau
- أَحْلَامٍahlaaminmimpi
- وَwa-dan
- مَاmaatidak
- نَحْنُnahnukami
- بِتَأْوِيلِbi-ta'wiilidalam takwil
- الْأَحْلَامِal-ahlaamimimpi
- بِعَالِمِينَbi-aalimiinaorang-orang yang berilmu
Aplikasi
Kejujuran yang jarang dari para pemuka: 'kami sekali-kali tidak mampu menakwilkan mimpi itu', mengakui keterbatasan secara terbuka alih-alih memberikan tafsir palsu demi menjaga citra kompeten. Konkretnya: mengakui secara jujur ketidakmampuan menjawab sesuatu (bukan memberikan jawaban asal-asalan demi terlihat kompeten) adalah integritas intelektual yang penting, kejujuran tentang keterbatasan pengetahuan lebih berharga daripada jawaban yang terdengar meyakinkan tapi sebenarnya tidak berdasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini sudah selaras; teks terjemahan ini mengikutinya. akar h-l-m bercabang (contoh serupa zh-l-m, tanpa memaksakan satu inti): hilm 15×, mimpi 3×, balig 2×, akal 1×.