ثُمَّ بَدَا لَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا رَأَوُا الْآيَاتِ لَيَسْجُنُنَّهُ حَتَّىٰ حِينٍ
Kemudian tampak bagi mereka, setelah melihat tanda-tanda itu, bahwa mereka harus memenjarakannya sampai waktu tertentu.
Terjemahan bertahap (12 jeda)
- ثُمَّtsummakemudian
- بَدَاbadaatampak
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنْmindari
- بَعْدِba'disetelah
- مَاmaaapa
- رَأَوُاra'awumereka melihat
- الْآيَاتِal-aayaatitanda-tanda
- لَla-sungguh
- يَسْجُنُنَّهُyasjununnahumereka akan memenjarakannya
- حَتَّىٰhattaasampai
- حِينٍhiininwaktu tertentu
Aplikasi
Ketidakadilan yang mencolok: meski bukti kebenarannya sudah terlihat jelas, Yusuf tetap dipenjarakan 'sampai waktu tertentu', kepentingan sosial/politik (menghindari skandal) mengalahkan kebenaran yang sudah diketahui. Konkretnya: kebenaran yang sudah terbukti kadang tetap diabaikan demi kepentingan menjaga citra atau menghindari kerumitan sosial, mengenali pola ketidakadilan ini (kebenaran dikorbankan demi kenyamanan pihak berkuasa) penting, meski tidak selalu bisa langsung diubah, kesabaran menghadapinya tetap membutuhkan pengakuan jujur tentang ketidakadilannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…a mereka setelah melihat tanda-tanda (kebenaran Yusuf) …”. aayah: konsisten dgn 353 ayat 'tanda' di DB; kegoyahan terjemahan lain (mis. 6:37 'bukti (mukjizat)') = QS 4:82 menangkap terjemahan, bukan Qur'an. Corpus ayat ini: «'aAyati, TAKRIF». aayah diterjemahkan 'tanda' TANPA pengecualian: satu lema utk 353 ayat (corpus); tambahan '(kebesaran)/(kekuasaan)' bukan bagian teks.