وَقَالَ نِسْوَةٌ فِي الْمَدِينَةِ امْرَأَتُ الْعَزِيزِ تُرَاوِدُ فَتَاهَا عَنْ نَفْسِهِ ۖ قَدْ شَغَفَهَا حُبًّا ۖ إِنَّا لَنَرَاهَا فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Perempuan-perempuan di kota itu berkata, “Istri al-Aziz menggoda pelayannya; cinta benar-benar telah menembus hatinya. Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.”
Terjemahan bertahap (20 jeda)
- وَwa-dan
- قَالَqaalaberkata
- نِسْوَةٌniswatunperempuan-perempuan
- فِيfiidi
- الْمَدِينَةِal-madiinatikota
- امْرَأَتُimra'atuistri
- الْعَزِيزِal-aziizial-Aziz
- تُرَاوِدُturaawidumenggoda
- فَتَاهَاfataahaapelayannya
- عَنْandari
- نَفْسِهِnafsihidirinya
- قَدْqadsungguh telah
- شَغَفَهَاshaghafahaamenembus hatinya
- حُبًّاhubbandengan cinta
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- لَla-benar-benar
- نَرَاهَاnaraahaamemandangnya
- فِيfiidalam
- ضَلَالٍdalaalinkesesatan
- مُبِينٍmubiininyang nyata
Aplikasi
Gosip menyebar di kota tentang skandal ini, tekanan sosial dan penghakiman publik yang muncul dari luar, menambah lapisan konsekuensi sosial di atas peristiwa yang sudah rumit.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.