وَإِنْ كَانَ قَمِيصُهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ فَكَذَبَتْ وَهُوَ مِنَ الصَّادِقِينَ

dan jika bajunya robek dari belakang, maka perempuan itu berdusta dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar.”

Terjemahan bertahap (13 jeda)
  1. وَwa-dan
  2. إِنْinjika
  3. كَانَkaanaadalah
  4. قَمِيصُهُqamiisuhubajunya
  5. قُدَّquddarobek
  6. مِنْmindari
  7. دُبُرٍduburinbelakang
  8. فَfa-maka
  9. كَذَبَتْkadzabatperempuan itu berdusta
  10. وَwa-dan
  11. هُوَhuwadia
  12. مِنَminatermasuk
  13. الصَّادِقِينَas-saadiqiinaorang-orang yang benar
Aplikasi

Kesimpulan logis dari bukti fisik yang sama diterapkan konsisten, metode pembuktian objektif ini menunjukkan bagaimana bukti konkret bisa menyelesaikan perselisihan yang tampak buntu antara dua klaim yang bertentangan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, q-m-s, q-d-d, d-b-r, k-dz-b, s-d-q): qudda min dubur diterjemahkan 'koyak dari belakang' (akar q-d-d + akar d-b-r); kadhabat diterjemahkan 'ia berdusta' (akar k-dz-b); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar' (akar s-d-q putaran 84). Selaras.