قَالَ يَا بُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُؤْيَاكَ عَلَىٰ إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا لَكَ كَيْدًا ۖ إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Ia berkata, "Wahai anakku, janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, karena nanti mereka membuat tipu daya terhadapmu; sesungguhnya setan bagi manusia adalah musuh yang nyata."
Terjemahan bertahap (18 jeda)
- قَالَqaalaia berkata
- يَاyaawahai
- بُنَيَّbunayyaanakku
- لَاlaajangan
- تَقْصُصْtaqsusengkau ceritakan
- رُؤْيَاكَru'yaakamimpimu
- عَلَىٰalaakepada
- إِخْوَتِكَikhwatikasaudara-saudaramu
- فَfa-karena nanti
- يَكِيدُواyakiiduumereka membuat tipu daya
- لَكَlakaterhadapmu
- كَيْدًاkaydansuatu tipu daya
- إِنَّinnasesungguhnya
- الشَّيْطَانَash-shaytaanasetan
- لِli-bagi
- الْإِنْسَانِal-insaanimanusia
- عَدُوٌّaduwwunmusuh
- مُبِينٌmubiinunyang nyata
Aplikasi
Kebijaksanaan praktis Ya'qub: menasihati putranya untuk TIDAK membagikan mimpi istimewanya kepada saudara-saudaranya, mengenali potensi kecemburuan yang bisa dipicu. Konkretnya: tidak semua informasi (terutama yang bisa memicu kecemburuan atau persaingan) perlu dibagikan kepada semua orang, bahkan kepada keluarga dekat sekalipun, kebijaksanaan memilih kepada siapa dan kapan berbagi sesuatu yang sensitif adalah keterampilan sosial penting yang dicontohkan di sini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, b-n-y, q-s-s, r-a-y, a-kh-w, k-y-d, sh-t-n, a-n-s, '-d-w, b-y-n): taqsus diterjemahkan 'menceritakan' (akar q-s-s); ru'yaa diterjemahkan 'mimpi' (akar r-'-y); yakiiduu kaydan diterjemahkan 'membuat tipu daya' (akar k-y-d); aduww mubiin diterjemahkan 'musuh yang nyata'. Selaras.